Selasa, 03 September 2013

Tulis saja



Kalian tahu saat tersakit dalam hidup ini?
Mungkin sebagian dari kalian berfikir, saat tersakit dalam hidup adalah saat disakiti oleh orang yang kita sayang, saat kehilangan benda kesayangan, kehabisan tiket konser band favorit atau yang lain.
Tapi yang saat ini aku baru tahu adalah saat tersakit dalam hidup ini adalah KETIKA MELIHAT IBU MENANGIS. Mungkin selama ini ibu kalian terlihat sangat tegar, baik-baik saja, dan cuek. Tapi dalam hatinya yang paling paling dalam, dia memendam perasaan yang orang lain tak mengetahuinya dan ia juga enggan menceritakannya pada siapapun, ibu selalu terlihat tabah adalah dalam hatinya ia menangis sejadi jadinya. Ia mampu menahan perasaanya tangisnya dalam hatinya selama hidupnya, ibu memang wanita super yang terbuat dari kumpulan partikel kebaikan ketabahan kesabaran dan kasih sayang yang tuhan ciptakan sebagai penyempurna hidup ayah.
Saat usia ibu terus bertambah yang ia harapakan adalah kasih sayang seorang anak yang selama ini ia bimbing dan didik dengan sepenuh hati. Dibalik keriput yang semakin terlihat dalam raut wajahnya ada bukti bahwa ia memikirkan sesuatu yang tak di ketahui orang lain yang hanya ia simpan di hati dan saat perasaannya tak terbendung lagi saat ia merasa sangat rapuh, keriput keriput wajahnya dibasahi oleh air mata yang lama ingin keluar. Dan ia menganis di depan kita, ITU ADALAH SAAT TERSAKIT DALAM HIDUP! MELIHAT IBU MENANGIS !!
Saat ia menceritakan semua yang ia rasakan pada kita yang ternyata selama ini menyiksa batin nya, membuatnya susah tidur
Apalagi saat ibu mengatakan kata kata yang membuat kita sangat merasa berslah
“mungkin kalian akan mengerti saat ibu tak ada di dunia lagi” kata itu yang keluar dari mulut ibu yang membuat ku menangis dan mengerti beta berat beban yang selama ini ia pikul sendirian tanpa ada yang dapat membantunya. Ingin rasanya memeluk ibu saat ia merasa dirinya rapuh saat ia bukan sebagai wanita super yang kuat. Tapi rasa bersalah yang kadang timbul dalam hati kita membuat kita hanya bisa ikut menangis saat ibu menangis, disisi lain ibu juga manusia biasa yang punya rasa lelah. Ia lelah dengan perasaan yang mengganjal di hatinya, dan pada saat itu pula ibu berharap semua perasaan yang memberatkan hatinya dapat segera berakhir dan berganti dengan perasaan senang yang abadi. Aku yakin jika nanti aku, kamu dan kalian menjadi seorang ibu kita ingin menjadi seorang ibu yang paling bahagia seumur hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar